Paradox Salomo

 Paradoks Salomo (The Salomon Paradox)


Kondisi di mana kita akan lebih bijak ketika memberi saran atas masalah orang lain daripada masalah diri sendiri.

Ada beberapa definisi bijaksana yang perlu kita tahu, yaitu:
a. Mempertimbangkan berbagai perspektif
b. Mengakui keterbatasan pengetahuan
c. Melihat kemungkinan dan perubahan

Ternyata ketika kita menghadapi permasalahan, akan terdapat 2 perspektif (sudut pandang) dalam melihat masalah tersebut.

Yang pertama, Self Immersed. Di mana kita akan cenderung fokus pada diri sendiri, sehingga larut dalam peristiwa yang sedang dialami.

Kedua, Self Distancing (Memaknai dari jauh). Yaitu kecenderungan untuk memisahkan antara diri dan peristiwa yang dialami. (Ethan Kross, 2016)
Dan seringkali, manusia ketika dihadapkan masalah pribadi akan berpikir terlalu larut pada peristiwa tersebut atau meratapi dan merasa masalah tersebut sangat berat (self immersed).

Namun, jika masalah tersebut dialami orang lain, kita kebanyakan akan dengan mudah menemukan sumber masalah dan solusi yang bisa dilalukan karena kita tidak dalam posisi larut dalam masalah (self distancing)

Sehingga ketika kita dihadapkan pada sebuah permasalahan, kita usahakan untuk melihat dari sudut pandang orang lain atau jika merasa kesulitan kita bisa meminta nasehat dari orang terdekat.

*But it doesn't mean that the sad feelings is wrong but it'll get better if we can the other perspectives so that we will not stress about it for a long time and find the best solution.

"Bayangkan dirimu berperan menjadi pengamat atau orang lain yang mengamati masalah dalam hidupmu. Ini bisa membantumu menjadi lebih bijak dalam melihat masalah yang dirimu sendiri alami." Igor Grossman. 

Kalau ada yang ingin disampaikan, bisa ditulis di kolom komen. Semoga bermanfaat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sama-sama Berarti Harga Diri. Apa sih Bedanya Self Worth dan Self Esteem?